Jumat, 16 November 2012

Tips Membeli/Memilih Senar Gitar Akustik

Pada dasarnya kita hanya memilih senar akustik yang harganya murah atau mahal,yang penting bisa di mainin dan gitarnya bisa bunyi,tapi lama kelamaan ,kok senarnya mau putus nih,atau kok, bunyinya nggak enak lagi.Nah saya Pada dasarnya kita hanya memilih senar akustik yang harganya murah atau mahal,yang penting bisa di mainin dan gitarnya bisa bunyi,tapi lama kelamaan ,kok senarnya mau putus nih,atau kok, bunyinya nggak enak lagi.Nah saya hadir kembali dengan bebera tips,yaitu tips memilih senar gitar akustik dan cara memilih senar gitar akustik yang berkualitas.

Nah inilah beberapa kategori senar-senar khusus gitar akustik yang bagus.

1.   D'Addario
2.   Martin
3.   Elixir
4.   Ernie Ball

Itulah keempat merek senar gitar khusus akustik yang bagus dan ada beberapa tips untuk sobat-sobat musisi untuk memilih senar gitar akustik yang bagus.


  1. Ketegangan - Senar gitar Classic dibuat dalam ketegangan yang berbeda. Mereka adalah: tegangan rendah juga disebut sebagai ketegangan moderat atau ringan, normal atau sedang, keras atau tegangan tinggi.
  2. Bahan Senar - Bahan senar akan berpengaruh besar pada akustik warna suara (timbre) yang kita inginkan. Mari kita bagi warna suara menjadi 3 saja, mellow (warna suara lebih bass, biasanya freq harmonic banyak terkandung di mid freq hingga loq freq), bright (warna suara cempreng, freq harmonic dominan di freq tinggi), dan brilliance (warna suara seimbang, bright dan mellow). Beberapa bahan senar akustik steel yang kita jumpai adalah sebagai berikut: 

    - 80/20 Bronze : Senar ini banyak sekali digunakan oleh gitaris. Warna suara lebih bright. Cocok untuk lagu-lagu yang butuh strum, lagu yang berkesan ceria.

    - Phosphor Bronze : Senar ini favorit untuk mereka yang suka solo. Warna suara brilliance. Cocok untuk lagu-lagu fingerstyle solo yang lebih banyak metik senar dan tapping.
    - Silk Steel : warna suara lebih mellow. cocok untuk lagu-lagu jazz maupun lagu yang butuh kesan mellow.
    - Flat Tops : warna suara mellow, sedikit bright di senar 1 dan 2. Biasanya digunakan untuk lagu yang butuh suara lembut seperti jazz misalnya. Jadi senarnya seperti nilon tapi terbuat dari steel. Fingernoise gakkan terasa kalo pake senar ini.

    Ada juga istilah lain kayak bronze alloy, vintage bronze dll pada merk senar lain, namun warna suara yang dihasilkan karakternya tidak berbeda jauh dengan yang disebutkan lain.


    Coated

    Jika pada kemasan senar tertulis coated, artinya senar tersebut memiliki bahan pelapis yang melapisi permukaan bahan senar utama untuk melindungi senar dari karat. Apakah tidak akan pernah berkarat? Jika lapisannya habis ya akan berkarat juga, namun senar akan lebih lama bertahan dari karat yang berakibat suara original senar akan bertahan lama. Senar dengan coated cocok untuk kita yang ruangannya lembab juga jari yang mudah berkeringat.
  3. Ukuran Senar - Ada berbagai macam ukuran senar gitar yang tersedia di pasaran. Untuk gitar akustik kita sering membuat istilah “senar kecil”, “senar sedang”, dan “senar besar”. Senar dengan ukuran lebih besar biasanya menghasilkan bunyi yang lebih keras (volume suaranya lebih besar) dan lebih bagus sustain (lama bunyi) nya. Tapi di sisi lain senar ukuran besar akan lebih sakit untuk di-bending buat yang belum terbiasa dan buat yang jarinya agak lembut (biasanya cewek).
    Nah, Senar ukuran kecil juga mempunyai kelemahan. Walaupun memang kelebihannya mudah untuk dilakukan bending dan juga tidak membuat jari sakit bagi yang baru belajar gitar. Kelemahan utama senar kecil adalah, untuk yang belum terbiasa melakukan bending, kadang terjadi over tone atau kelebihan nada. Maksudnya, ada kemungkinan waktu “membengkokkan ” senar terlalu berlebih sehingga nada yang dihasilkan tidak sesuai dengan nada yang diinginkan.


    Jadi, saat memilih senar, pilihlah ketegangan, bahan, dan ukuran yang sesuai untuk kebutuhan lagu yang kita mainkan ataupun genre yang sering kita mainkan. Cara termudah untuk membedakan karakter senar yang kita butuhkan adalah dengan mencoba senar-senar tersebut sehingga kita tau senar apa yang kita butuhkan untuk lagu yang akan kita mainkan.



http://blogbelajargitar.blogspot.com/

9
out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Rabu, 14 November 2012

Belajar Gitar Untuk Pemula

biasanya bagi pemula pemain gitar ,mungkin hal yang pertama dipelajari adalah pengenalan terhadap chord2 yang dasar ...mungkin dalam pembelajaran lagu2 yang gampang dulu , dengan bermodalkan chord yang sederhana dulu maka sipemain gitar dpt  bermain dan bernyanyi dengan gitarnya hehe..... ( jadi ingettt waktu dulu saya pertama x belajar gitar...) Dan jangan lupa kunjungi fanspage ini dan tekan like : Tempat Belajar Gitar .
dah segitu aja dari saya ..

Selasa, 13 November 2012

Melody Bentuk F





Titik yang ada pada fret ke – 1 ditekan dengan jari telunjuk
Titik yang ada pada fret ke – 2 ditekan dengan jari tengah
Titik yang ada pada fret ke – 3 ditekan dengan jari manis

Nada yang dihasilkan yaitu :


·         Senar ke – 6, fret ke – 1 = Do
·         Senar ke – 6, fret ke – 3 = Re
·         Senar ke – 5, fret ke – 0 = Mi
·         Senar ke – 5, fret ke – 1 = Fa
·         Senar ke – 5, fret ke – 3 = Sol
·         Senar ke – 4, fret ke – 0 = La
·         Senar ke – 4, fret ke – 2 = Si
·         Senar ke – 4, fret ke – 3 = Do
·         Senar ke – 3, fret ke – 0 = Re
·         Senar ke – 3, fret ke – 2 = Mi
·         Senar ke – 3, fret ke – 3 = Fa
·         Senar ke – 2, fret ke – 1 = Sol
·         Senar ke – 2, fret ke – 3 = La
·         Senar ke – 1, fret ke – 0 = Si
·         Senar ke – 1, fret ke – 1 = Do


*Nada yang dihasilkan adalah nada dengan kunci dasar F
**Senar dibunyikan pada fret ke – 0 artinya jari tidak menekan pada fret manapun
Bentuk melody F dapat dimainkan pada fret berapapun asalkan dengan menambahkan satu titik lagi untuk menggantikan fret ke – 0. Patokan nada yang menggantikan fret ke – 0 harus ditekan dengan memakai jari telunjuk dan pada fret lainnya ditekan dengan jari tengah, manis, dan kelingking. Misalkan melody dengan bentuk kunci F dimainkan pada fret ke – 2 (menjadi kunci dasar G). Bentuk melodynya akan sama, namun yang berbeda hanya pada penambahan titik untuk menggantikan titik pada fret ke – 0. Contohnya :

Titik yang ada pada fret ke – 2 ditekan dengan jari telunjuk
Titik yang ada pada fret ke – 3 ditekan dengan jari tengah
Titik yang ada pada fret ke – 4 ditekan dengan jari manis
 Titik yang ada pada fret ke – 5 ditekan dengan jari kelingking

Nada yang dihasilkan yaitu :


·         Senar ke – 6, fret ke – 2 = Do
·         Senar ke – 6, fret ke – 5 = Re
·         Senar ke – 5, fret ke – 2 = Mi
·         Senar ke – 5, fret ke – 3 = Fa
·         Senar ke – 5, fret ke – 5 = Sol
·         Senar ke – 4, fret ke – 2 = La
·         Senar ke – 4, fret ke – 4 = Si
·         Senar ke – 4, fret ke – 5 = Do
·         Senar ke – 3, fret ke – 2 = Re
·         Senar ke – 3, fret ke – 4 = Mi
·         Senar ke – 3, fret ke – 5 = Fa
·         Senar ke – 2, fret ke – 3 = Sol
·         Senar ke – 2, fret ke – 5 = La
·         Senar ke – 1, fret ke – 2 = Si
·         Senar ke – 1, fret ke – 3 = Do


*Nada yang dihasilkan adalah nada dengan kunci dasar G
Titik yang ada pada fret ke – 2 dapat diganti dengan alat bantu yaitu capo, dan cara menekan melody bentuk F menjadi sama dengan formasi awal, yaitu fret ke – 2 dianggap fret  ke – 0 jika memakai capo. Patokan fret untuk kunci – kunci dasar lain dengan kunci F dapat memakai sifat dari senar gitar yaitu, jika naik 1 fret maka nada dasar akan naik 1/2 nada dan juga sebaliknya. List patokan fret dengan kunci dasar dengan menggunakan melody bentuk kunci F :


·         Fret ke – 0 = Kunci dasar F
·         Fret ke – 2 = Kunci dasar G
·         Fret ke – 4 = Kunci dasar A
·         Fret ke – 6 = Kunci dasar B
·         Fret ke – 7 = Kunci dasar C
·         Fret ke – 9 = Kunci dasar D

Minggu, 11 November 2012

Melody Bentuk C




Titik yang ada pada fret ke – 1 ditekan dengan jari telunjuk
Titik yang ada pada fret ke – 2 ditekan dengan jari tengah
Titik yang ada pada fret ke – 3 ditekan dengan jari manis

Nada yang dihasilkan yaitu :


·         Senar ke – 6, fret ke – 0 = Mi
·         Senar ke – 6, fret ke – 1 = Fa
·         Senar ke – 6, fret ke – 3 = Sol
·         Senar ke – 5, fret ke – 0 = La
·         Senar ke – 5, fret ke – 2 = Si
·         Senar ke – 5, fret ke – 3 = Do
·         Senar ke – 4, fret ke – 0 = Re
·         Senar ke – 4, fret ke – 2 = Mi
·         Senar ke – 4, fret ke – 3 = Fa
·         Senar ke – 3, fret ke – 0 = Sol
·         Senar ke – 3, fret ke – 2 = La
·         Senar ke – 2, fret ke – 0 = Si
·         Senar ke – 2, fret ke – 1 = Do
·         Senar ke – 2, fret ke – 3 = Re
·         Senar ke – 1, fret ke – 0 = Mi
·         Senar ke – 1, fret ke – 1 = Fa
·         Senar ke – 1, fret ke – 3 = Sol


*Nada yang dihasilkan adalah nada dengan kunci dasar C
**Senar dibunyikan pada fret ke – 0 artinya jari tidak menekan pada fret manapun



Bentuk melody C dapat dimainkan pada fret berapapun asalkan dengan menambahkan satu titik lagi untuk menggantikan fret ke – 0. Patokan nada yang menggantikan fret ke – 0 harus ditekan dengan memakai jari telunjuk dan pada fret lainnya ditekan dengan jari tengah, manis, dan kelingking. Misalkan melody dengan bentuk kunci C dimainkan pada fret ke – 2 (menjadi kunci dasar D). Bentuk melodynya akan sama, namun yang berbeda hanya pada penambahan titik untuk menggantikan titik pada fret ke – 0. Contohnya :


Titik yang ada pada fret ke – 2 ditekan dengan jari telunjuk
Titik yang ada pada fret ke – 3 ditekan dengan jari tengah
Titik yang ada pada fret ke – 4 ditekan dengan jari manis
 Titik yang ada pada fret ke – 5 ditekan dengan jari kelingking

Nada yang dihasilkan yaitu :


·         Senar ke – 6, fret ke – 2 = Mi
·         Senar ke – 6, fret ke – 3 = Fa
·         Senar ke – 6, fret ke – 5 = Sol
·         Senar ke – 5, fret ke – 2 = La
·         Senar ke – 5, fret ke – 4 = Si
·         Senar ke – 5, fret ke – 5 = Do
·         Senar ke – 4, fret ke – 2 = Re
·         Senar ke – 4, fret ke – 4 = Mi
·         Senar ke – 4, fret ke – 5 = Fa
·         Senar ke – 3, fret ke – 2 = Sol
·         Senar ke – 3, fret ke – 4 = La
·         Senar ke – 2, fret ke – 2 = Si
·         Senar ke – 2, fret ke – 3 = Do
·         Senar ke – 2, fret ke – 5 = Re
·         Senar ke – 1, fret ke – 2 = Mi
·         Senar ke – 1, fret ke – 3 = Fa
·         Senar ke – 1, fret ke – 5 = Sol


*Nada yang dihasilkan adalah nada dengan kunci dasar D
Titik yang ada pada fret ke – 2 dapat diganti dengan alat bantu yaitu capo, dan cara menekan melody bentuk C menjadi sama dengan formasi awal, yaitu fret ke – 2 dianggap fret  ke – 0 jika memakai capo. Patokan fret untuk kunci – kunci dasar lain dengan kunci C dapat memakai sifat dari senar gitar yaitu, jika naik 1 fret maka nada dasar akan naik 1/2 nada dan juga sebaliknya. List patokan fret dengan kunci dasar dengan menggunakan melody bentuk kunci C :


·         Fret ke – 0 = Kunci dasar C
·         Fret ke – 2 = Kunci dasar D
·         Fret ke – 4 = Kunci dasar E
·         Fret ke – 5 = Kunci dasar F
·         Fret ke – 7 = Kunci dasar G
·         Fret ke – 9 = Kunci dasar A


Sabtu, 10 November 2012

Melody Gitar

Melody gitar adalah cara memainkan gitar dengan memainkan nada – nada yang dikeluarkan oleh senar gitar. Biasanya pemain gitar memainkan melody gitar dengan variasi yang sangat banyak dikarenakan untunk menghasilkan atau membawa suasana yang lebih sehingga dapat menikmati sebuah lagu dengan baik. Dalam memainkan melody gitar, seorang pemain gitar harus memperhatikan jenis dan karakteristik lagu agar melody yang dihasilkan dapat menjadi lebih enak di dengar.Melody gitar terdiri dari beberapa bentuk, namun yang paling sering dipakai dalam bermain melody gitar adalah bentuk kunci gitar C, F, dan A. Maksud bentuk melody dari kunci dasar C adalah melody yang dimainkan berdasarkan bentuk kunci dasar C, F, dan A. Hal ini diperlukan dalam bermain gitar dalam fingerstyle. 

Jumat, 09 November 2012

Rabu, 07 November 2012

Memakai Feeling Atau Perasaan


Metode ini sangat sering dikatakan oleh pemain gitar yang sudah sering dalam bermain gitar untuk mencari kunci gitar atau chord dalam sebuah lagu. Sebenarnya memakai feeling atau perasaan ada rumusan tertentu yang membantu pemain gitar dalam mencari kunci gitar sehingga pemain gitar dapat mengiringi lagu yang diinginkan. Jika ingin mencari kunci gitar dengan feeling atau perasaan, maka seharusnya pemain gitar sudah biasa untuk mengiringi beberapa lagusehingga pemain gitar ada gambaran untuk mencari kunci gitar dalam sebuah lagu. Sebelum menemukan kunci gitar dengan memakai feeling atau perasaan, perhatikan daftar kunci dibawah ini :

NO
Kunci Dasar C
Kunci Dasar D
Kunci Dasar E
Kunci Dasar F
Kunci Dasar G
Kunci Dasar A
Kunci Dasar B
1
C
D
E
F
G
A
B
2
G
A
B
C
D
E
F#
3
F
G
A
Bb
C
D
E
4
Am
Bm
C#m
Dm
Em
F#m
G#m
5
Dm
Em
F#m
Gm
Am
Bm
C#m
6
Em
F#m
G#m
Am
Bm
C#m
D#m
Setelah mengetahui kunci – kunci gitar apa saja yang digunakan dalam kunci dasar sebuah lagu, maka barulah pemain gitar dapat menentukan kunci gitar dalam sebuah lagu dengan memakai feeling atau perasaan. Rumusan untuk mencari kunci gitar dalam sebuah lagu dengan menggunakan feeling atau perasaan, yaitu :
  • Pada awal lagu kebanyakan menggunakan kunci dasarnya. Misalkan, lagu “Kerja Giat” memiliki kunci dasar D, maka diawal lagu pemain gitar dapat bermain pada kunci dasarnya yaitu chord D atau chord bernomor 1
  • Pada akhir lagu kebanyakan menggunakan kunci dasarnya (sama halnya dengan awal lagu)
  • Jika nada dari sebuah lagu terdengar naik atau tinggi, maka chord yang dapat digunakan yaitu chord bernomor 3
  • Jika nada dari sebuah lagu terdengar naik atau tinggi namun ingin memberikan suasana yang berbeda, maka chord yang dapat digunakan yaitu chord bernomor 5 atau 6
  • Jika nada dari sebuah lagu terdengar turun atau rendah namun ingin memberikan suasana yang berbeda, maka chord yang dapat digunakan yaitu chord bernomor 4
  •  Jika nada agak lebih tinggi dari awal lagu, maka chord yang dapat digunakan adalah chord bernomor 2
  • Untuk menyambung dari bait pertama ke reff atau dari bait pertama ke bait kedua dapat menggunakan chord bernomor 2

Rumusan diatas adalah rumusan yang tidak pasti, hanya bersifat membantu untuk menemukan kunci gitar dengan menggunakan feeling. Biasanya sebuah lagu memiliki tingkat variasi kunci yang berbeda sehingga selain rumusan diatas, pemain gitar harus terbiasa untuk mendengar dan mencoba – coba kunci gitar mana yang cocok.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...